Sabtu, 25 Juni 2011

KONSEP DIRI POSITIF KUNCI MERAIH PRESTASI DI TENGAH TANTANGAN ZAMAN

KONSEP DIRI POSITIF KUNCI MERAIH PRESTASI
DI TENGAH TANTANGAN ZAMAN
Oleh :
DINO ARIES FAHRIZAL

Berbagai kemajuan zaman dewasa ini patut disyukuri karena mempermudah berbagai aktivitas manusia, namun sisi lain berbagai pengaruh negatif dari perkembangan tersebut juga mengkhawatirkan. Kebebasan dan keluasan jaringan informasi memungkinkan berbagai informasi negatif masuk dan menyebar ke tengah masyarkat. Akibatnya, masyarakat terutama generasi muda yang harusnya kreatif, inovatif dan produktif menjadi generasi yang terlena dengan berbagai fasilitas seperti game online, terlibat pergaulan bebas, narkoba dan kriminalisme, yang membuat para pemuda menjadi tidak produktif, lebih jauh bahkan jatuh ke lembah kehinaan.
Oleh karena itu, generasi muda harus memiliki konsep diri yang positif agar mampu menyaring berbagai arus informasi dan kemajuan teknologi yang masuk, sehingga dapat menggunakannya hanya untuk kegiatan-kegiatan yang dapat menunjang pencapaian prestasinya.
Konsep diri secara singkat dapat diartikan dengan bagaimana seseorang memandang dirinya. Definisi tentang diri ini tidak hanya bersumber atas kesadaran pribadi, namun juga hasil penilaian orang lain, serta dari lingkungan di mana seseorang tumbuh dan dibesarkan. Akumulasi dari berbagai faktor tersebut akan menghasilkan konsep diri positif atau konsep diri negatif tergantung kutub mana yang paling berpengaruh.
Konsep diri akan mempengaruhi bagaimana seseorang berperilaku. Masalah yang sama bisa mendapatkan reaksi berbeda dari orang dengan konsep diri yang berbeda. Orang dengan konsep diri positif mampu melihat peluang dalam setiap masalah, tidak cepat menyerah ketika ada hambatan atau kesulitan dalam mencapai tujuannya, sesuai dengan ungkapan, “Jika Anda berpikir Anda bisa, maka Anda bisa!”, sedangkan mereka yang memiliki konsep hidup negatif selalu melihat masalah dalam peluang sehingga membuat mereka tidak berani mencoba sesuatu yang baru.
Seseorang dengan konsep diri positif memiliki tujuan hidup yang jelas, percaya diri, berani mengambil risiko, merasa setara dengan orang lain yang menyebabkannya tidak merasa rendah diri ketika bertemu dengan orang-orang yang memiliki kemampuan lebih, serta tidak merasa sombong bertemu dengan orang yang lebih lemah darinya, mampu segera bangkit dari kegagalan, dsb. Semuanya itu akan menjadi filter bagi generasi muda dalam menerima setiap informasi yang datang untuk disikapi secara positif.
Kejelasan konsep hidup akan membuat generasi muda berhati-hati dalam memilih tindakan dan kegiatan serta akan menghindarkan mereka dari krisis identitas, dan memiliki kontrol diri yang baik. Berbagai hal yang menyebabkannya jauh dari tujuan hidupnya akan ditinggalkan, dan berfokus pada segala hal yang dapat membantu pencapaian prestasinya. Sehingga dengan demikian berbagai pengaruh negatif dari perkembangan zaman dapat dihindari, sebaliknya berbagai informasi dan kemajuan teknologi digunakan secara efektif untuk meningkatkan kemampuan dan mengejar prestasinya.
Generasi muda yang memiliki sikap hidup positif juga akan mudah diterima di mana saja (beradaptasi) karena pola pikir dan tindakannya selalu positif, memiliki gelora semangat yang tinggi, tidak pernah mamandang rendah orang lain, serta memiliki sifat suka menolong. Kegagalan dan keberhasilan dianggap sebagai sesuatu yang sementara dan dijadikan pelajaran, sehingga tidak terpaku pada satu pencapaian. Dengan demikian mereka selalu berusaha meraih yang terbaik, selalu berinovasi dengan mengoptimalkan seluruh potensinya.
Karenanya, penting untuk membentuk konsep diri positif bagi para pemuda untuk dapat terus eksis dan berprestasi pada era sekarang ini. Diantaranya melalui hubungan keluarga yang harmonis, pendidikan yang menunjang, pemilihan media dan tempat bergaul yang baik, referensi-referensi positif serta memunculkan tokoh yang bisa diteladani. Dari sisi internal, generasi muda harus membiasakan diri berpikir positif, serta melakukan tindakan-tindakan positif yang pada akhirnya akan membentuk karakter pribadi positif. Hal lain yang tak kalah pentingnya adalah mempelajari dan mengamalkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat secara optimal mengejar kebaikan dan terhindar dari berbagai perilaku menyimpang yang disebabkan masuknya pengaruh negatif pada para pemuda.
Akhirnya, membentuk generasi muda dengan konsep hidup positif berarti mempersiapkan masa depan yang gemilang. Karena generasi muda hari ini adalah pemimpin di masa yang akan datang, dan sejak dulu hingga sekarang pemuda selalu menjadi pilar kebangkitan.
* Bahan bacaan :
http://www.anneahira.com/narkoba/index.htm
http://www.abhest.co.cc/2009/12/kenali-konsep-diri_25.html
http://kamshory.blog.planetbiru.com/?offset=0&id=476
http://fikrimahmud.tripod.com/artikel/id9.html
http://kawanlaba.wordpress.com/2008/04/15/konsep-diri/
http://jalancerdas.wordpress.com/2007/08/16/konsep-diri-remaja/
http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/aktualisasi_diri/bab3-konsep_diri.pdf
http://regional.kompasiana.com/2010/06/08/inilah-potret-pemuda-kita/
http://www.andriewongso.com/artikel/artikel_tetap/1440/KONSEP_DIRI_POSITIF/
http://insan-muda.blogspot.com/2010/02/konsep-diri-pemuda-islam.html
http://fisip.uns.ac.id/blog/nisarahma/2010/05/31/konsep-diri/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar